gratis biaya antar...

5:30 PM

suka dipijat? atau suka memijat? atau tidak suka dua-duanya? tak menjadi masalah. di kantor saya malah ada program pijat refleksi. seminggu dua kali datang refleksolog istilah ngawur untuk pemijat refleksi yang siap 'mereparasi' tangan dan kaki, muka serta kepala para pesakitan atau pasien atau yang siapapun -- mulai bos sampai ob -- yang merasa ada yang tidak beres dengan raganya. sakit? ya iyahlah namanya juga pijat. cuma enaknya kalau refleksi sakitnya saat dipijat. setelahnya ya tidak sakit lagi kecuali salah pijat atau tukang pijatnya ngawur.

nah, kalau pijat tradisional, semacam yang suka lewat pakai kencrengan dan pemijatnya umumnya tuna netra, sakitnya ganda alias dobel. artinya saat dipijat jelas sakit dan sesudahnya masih terasa sakitnya. mana yang anda pilih? saya sih suka dipijat. refleksi ya oke. pakai alat atau jari-jemari saja tak menjadi masalah, sepanjang memijatnya benar pada titik-titik tubuh. kadang saya juga memanggil pemijat tradisional. ini untuk kasus khusus seperti kelelahan sangat setelah berhari-hari over dosis pekerjaan. dan, dari kedua jenis pijat itu dua-duanya untuk kesehatan bukan pijat-memijat plus seperti yang ditengarai di panti-panti pijat.

mana yang anda pilih? tentu terpulang kepada anda. atau mau memilih 'pijat langgeng' yang 'gratis biaya antar'? kok gratis biaya antar? yang diantar siapa? terus yang mengantar siapa? wong pijat ini cuma menerima panggilan kok.

You Might Also Like

5 komentar

populer...