omong-omong menjelang pilkada...

11:58 PM

+ gua lagi pusing nih.

++ pusing gimana? (sambil garuk-garuk kepala)

+ kalo gak dapet 48 setahun. gua gak bisa makan.

++ (dalam hati)... 48 setahun berarti dalam sebulan harus 4.

+ elu juga masih enak. masih bisa santai. bangun siang. sementara gua jam delapan sudah di kantor...

++ dan pulangnya pasti malam ya...
itu sepenggal percakapan yang diceritakan seorang teman sambil saya menikmati sepiring mie goreng aceh. empat puluh delapan yang dimaksudkan adalah empat puluh delapan miliar rupiah. iya, benar dengan jumlah nol sembilan.

saya tertegun mendengarnya (untung tidak melongo sehingga nyamuk tidak masuk ke dalam mulut :d). tapi saya juga tak habis pikir. sementara orang lain untuk mendapatkan puluhan ribu demikian susahnya sementara ia yang mendapatkan ratusan (atau ribuan?) kali lipat masih 'ketakutan' tidak bisa makan.

kita (saya dan anda) boleh jadi berpikiran: udah enak gitu kok masih mengeluh ya. ini yang kata orang jawa 'wang sinawang'. kita melihat dia 'enak' sementara dia merasa tidak enak. dan sebaliknya kita dianggapnya 'enak'

apa sih usaha temannya teman saya itu? usaha halal kok. distributor barang-barang bermerek yang harganya paling murah jutaan rupiah per buah.

You Might Also Like

9 komentar

populer...