menyeberanglah bila ingin kuterjang...

4:21 PM

menyeberanglah di tempat yang telah ditentukan...

sebuah pesan yang kerap kita baca saat akan menyeberang sekaligus juga tidak diacuhkan. menyeberang sejatinya adalah pekerjaan sederhana. tapi terkadang menjadi tidak sesederhana yang kita bayangkan dan sangat merepotkan. bukan hanya di kota besar seperti jakarta, di daerah pinggiran seperti depok menyeberang jalan pun sangat susah.

paling mudah sejatinya menyeberang lewat zebra cross, sebuah sarana penyeberangan resmi bagi pejalan kaki. menurut paman wiki
zebra cross adalah tempat penyeberangan di jalan yang diperuntukkan bagi pejalan kaki yang akan menyeberang jalan, dinyatakan dengan marka jalan berbentuk garis membujur berwarna putih dan hitam yang tebal garisnya 300 mm dan dengan celah yang sama dan panjang sekurang-kurangnya 2500 mm, menjelang zebra cross masih ditambah lagi dengan larangan parkir agar pejalan kaki yang akan menyeberang dapat terlihat oleh pengemudi kendaraan di jalan. pejalan kaki yang berjalan di atas zebra cross mendapatkan perioritas terlebih dahulu.
nah, jelas kan, saia dan anda bila ingin menyeberang harusnya mendapatkan prioritas pertama dan keberadaan zebra cross ini diatur dalam UU No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). tapi, itu hanya teori. dalam praktiknya penjelasan di atas tidaklah berlaku. (oknum) pengemudi mobil terlebih lagi sepeda motor, alih-alih memperlambat kendaraannya untuk berhenti malahan tancap gas: peduli amat. karenanya penyeberang jalan pun harus menunggu (agak) lama baru dapat ke tempat tujuan di seberang sana. saking kesalnya, ada teman yang bilang: besok-besok kalau ingin menyeberang sebaiknya siapkan batu bata. loh? :D untuk apa? melempar pengendara yang tak mau berhenti atau menyerobot.

sarana lain yang aman untuk menyeberang (terlepas dari soal keamanan dari segi lain) adalah JPO atau jembatan penyeberangan orang. aman di sini artinya anda tidak akan ditabrak mobil atau motor, tak perlu juga membawa batu bata :D tapi, sekali lagi, pakai tapi, kadang jpo dijadikan lahan untuk membuka usaha para pedagang kaki lima. bukan hanya di bagian depan kadang di bagain tengah mereka menggelar aneka barang dagangan. lewat pun menjadi susah. yang lebih parah lagi adalah pengendara sepeda motor yang nekat ikut menggunakan jpo. untunglah kini di depan tangga jpo dipasang patok yang tidak memungkinkan motor masuk.

perkembangan terakhir sarana penyeberangan orang ini adalah zebra cross yang dilengkapi dengan lampu (seperti lampu lalu lintas tapi hanya warna merah dan hijau) serta suara. jadi, kalau anda ingin menyeberang tekanlah tombol yang ada. maka lampu akan berwarna hijau selama beberapa saat sebagai pertanda anda boleh menyeberang. sementara dari sisi berlawanan lampu merah akan menyala, artinya jelas pengendara mobil atau motor harus menghentikan kendaraannya.

pertanyaannya sekarang? apakah mereka berhenti? ada memang yang berhenti tapi lebih banyak (oknum) yang pura-pura tidak tahu, masa bodoh, cuek beibeh. tetap saja mereka melaju. sepertinya mereka akan mengalami kerugian yang amat sangat besar bila berhenti sesaat. atau, barangkali, pikirnya: orang lain juga gak urusan kenapa gua mesti ikut aturan.

terakhir, terima kasih buat para pengendara yang mau berhenti sesaat dan bagi yang cuek beibeh cobalah anda berpikir sejenak bila anda atau keluarga anda yang ingin menyeberang. atau barangkali, kita sebaiknya membawa batu bata....

You Might Also Like

1 komentar

populer...